Assalamualaikum Wr. Wb
aku bingung dech mau ngawalin catatan ini dari mana?? karena awalnya aku juga gag pernah mikir buat nulis catatan ini... tapi pas aku buka laptop yang ada didepanku...aku jadi pengen iseng2 buat tulisan ini,
oke dech mulai dari sini aja dulu yaach...
aku tu suka banget sama kata "AKU" gag tau kenapa sich!!!
kedengerannya emang sedikit EGOIS gitu yaa...tapi bagi aku, gag juga (sekali lagi bagiku, so NO COMENT)... karena bagiQ (lely)... kata "AKU" itu lebih menggambarkan siapa aku itu,, membuat diriku tuk jadi diri sendiri "BE MY SELF" gag merubah diri jadi orang lain, atau seperti yang orang lain inginkan. kata "AKU" juga membuat diriku selalu berusaha untuk mendapatkan semua yang aku inginkan dengan kemampuanku sendiri, yang pastinya apa adanya,, bukan karena bantuan orang lain atau rekayasa lah gampangnya... Meski terkadang gag bisa kita pungkiri kodrat kita sebagai makhluk SOSIAL yang notabennya selalu butuh bantuan orang lain. Tapi bagi aku," SELAMA AKU MASIH BISA SENDIRI, KENAPA HARUS NGEREPOTIN ORANG LAIN!!?!?"
mungkin dari kalian yang membaca catatanku ini bakalan bilang "AHC GAG JUGA" aku tau itu, tapi aku gag peduli, karna semua orang kan punya pikiran masing-masing untuk mengekspresikan apa yang mereka pikirkan...
banyak kejadian yang mungkin bisa dibilang menyakitkan hati yaa... khususnya hatiku.
gara-gara aku berpegang teguh sama pendirianku soal arti kata "AKU" gag jarang cowok-cowokQ atau sekarang udah jadi mantan-mantanQ semuanya gag betah sama sikap aku yang sebenarnya.... sering banget mereka nyuruh aku buat jadi apa yang mereka mau,,, aku sich udah nyoba' tapi alhasil tetep aja gag bisa.... dan akhirnya mereka mutusin buat cari cewek lain... mungkin karena aku dah terbiasa buat jadi diriku sendiri.. akhirnya dari kejadian itu, aku bisa nyimpulin kalo mantan-mantan ku itu belum bisa nerima aku apa adanya, dan berarti mereka emang bukan yang terbaik buat aku. jadi sekarang, aku lebih bisa menilai cowok itu serius apa gag sama aku.
naah inilah pentingnya kita punya prinsip dan pendirian...jadi gag mudah dibego-begoin sama orang....
sampek sini dulu dech catatannya capek juga ngetiknya, kalo ada kata-kata yang mungkin sedikit aneh dan gag sesuai,, ya maklum aja..namanya juga bukan penulis..toh ini juga hasil dari keisengan ku....wkwkwkwk
ini catatanku...mana catatanmu
pesanku buat yang baca catatan ini " BE YOUE SELF"
Wassallamualaikum. Wr. Wb
Kamis, 31 Januari 2013
Aku dan Keberuntunganku
Lebih baik terlebih dahulu aku kenalin namaku dulu yaa
Namaku Nurlaili Khasanatus Salis
Aku adalah salah satu mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya.
Aku mengambil jurusan Teknik Sipil dengan Prodi S1-Teknik Sipil angkatan 2012
Aku masuk pada kelas A.
Kelas dimana aku menjali sebuah keberuntungan yang aku dapatkan.
Kenapa aku sebut bisa masuk di Unesa adalah sebuah keberuntungan
karena pada awalnya aku gag nyangka banget bisa masuk perguruan tinggi negeri yang selama ini menjadi idamanku. Aku merasa ini adalah mimpi terbesarku yang sudah aku raih
tapi dari semua perjalanan ini aku sadar, masih banyak mimipi mimpi di luar sana.
Aku diterima di Unesa melalui jalur Undangan. Awalnya aku gag nyangka kalao undangan ku bakalan diterima.
Sejak pendaftaran pun aku ragu untuk mengakses link pendaftaran. Melihat pengumuman itu apalagi. Hingga aku buka halaman itu berkali kali. Aku tak pernah percaya pngumuman itu, karna apa? karna temenku SMA yang kepintaraanya melebihi aku gag lolos SNMPTN Undangan. Sedangkan aku? aku anak yang bisa dibilang pemalas, gag penah belajar, sukanya main terus dan dengan prestasi pas pasan. "masak bisa lolos??". akhirnya aku harus tetap percaya memang iya aku di terima. Asal kau tau, aku serasa mendapat kan bulan terindah. Aku benar2 ga percaya. Hingga air mataku menyadarkanku.
Setelah ku baca pengumumanku, aku bergegas untuk menyelesaikan Siaran Radioku (memang sebenarnya aku nyambi jadi penyiar radio selama menunggu pengumuman SNMPTN undangan)
Aku pacu motorku dengan kecepatan 60km/jam.
Sampai rumah aku lari masuk rumah. Aku peluk bunda ku tersayang, dan aku bilang ibu aq keterima di Unesa. Ayahku bertanya, "jurusan apa?' dengan nada sedikit kalem dan takut, aku jawab pertanyaan ayahku. "Teknik sipil yah". Ayahku menjawab, halah Teknik Sipil yo mesti ae ketrimo. Dengan nada sedikit merendahkannku. Aku sedikit kecewa, tapi aku sudah bertekad apapun yang terjadi akan aku ambil jurusan itu. Meski ayahku pada awalnya kurang setuju karna memang dari dulu ayah menginginkan aku untuk menjadi pengajar, tapi itu bukan aku banget. Aku ngerasa gag cocok jadi pengajar. Tapi sekali lagi dengan tekadku aku yakinkan kedua orang tuaku dan selalu semangat ngejalanin kuliahkku. Tentunya disertai dengan do'a dari bundaku yang selalu mendukungku. Buktinya sampai sekarang pun aku masih bertahan. Meskipun prestasiku gag menonjol amat sih, yang pasti aku akan tetep jalani. Biar aku bisa buktikan kalo aku bisa ngebanggain kedua orang tuaku nanti.
aku berharap ini bisa meng inspirasi seseorang
Namaku Nurlaili Khasanatus Salis
Aku adalah salah satu mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya.
Aku mengambil jurusan Teknik Sipil dengan Prodi S1-Teknik Sipil angkatan 2012
Aku masuk pada kelas A.
Kelas dimana aku menjali sebuah keberuntungan yang aku dapatkan.
Kenapa aku sebut bisa masuk di Unesa adalah sebuah keberuntungan
karena pada awalnya aku gag nyangka banget bisa masuk perguruan tinggi negeri yang selama ini menjadi idamanku. Aku merasa ini adalah mimpi terbesarku yang sudah aku raih
tapi dari semua perjalanan ini aku sadar, masih banyak mimipi mimpi di luar sana.
Aku diterima di Unesa melalui jalur Undangan. Awalnya aku gag nyangka kalao undangan ku bakalan diterima.
Sejak pendaftaran pun aku ragu untuk mengakses link pendaftaran. Melihat pengumuman itu apalagi. Hingga aku buka halaman itu berkali kali. Aku tak pernah percaya pngumuman itu, karna apa? karna temenku SMA yang kepintaraanya melebihi aku gag lolos SNMPTN Undangan. Sedangkan aku? aku anak yang bisa dibilang pemalas, gag penah belajar, sukanya main terus dan dengan prestasi pas pasan. "masak bisa lolos??". akhirnya aku harus tetap percaya memang iya aku di terima. Asal kau tau, aku serasa mendapat kan bulan terindah. Aku benar2 ga percaya. Hingga air mataku menyadarkanku.
Setelah ku baca pengumumanku, aku bergegas untuk menyelesaikan Siaran Radioku (memang sebenarnya aku nyambi jadi penyiar radio selama menunggu pengumuman SNMPTN undangan)
Aku pacu motorku dengan kecepatan 60km/jam.
Sampai rumah aku lari masuk rumah. Aku peluk bunda ku tersayang, dan aku bilang ibu aq keterima di Unesa. Ayahku bertanya, "jurusan apa?' dengan nada sedikit kalem dan takut, aku jawab pertanyaan ayahku. "Teknik sipil yah". Ayahku menjawab, halah Teknik Sipil yo mesti ae ketrimo. Dengan nada sedikit merendahkannku. Aku sedikit kecewa, tapi aku sudah bertekad apapun yang terjadi akan aku ambil jurusan itu. Meski ayahku pada awalnya kurang setuju karna memang dari dulu ayah menginginkan aku untuk menjadi pengajar, tapi itu bukan aku banget. Aku ngerasa gag cocok jadi pengajar. Tapi sekali lagi dengan tekadku aku yakinkan kedua orang tuaku dan selalu semangat ngejalanin kuliahkku. Tentunya disertai dengan do'a dari bundaku yang selalu mendukungku. Buktinya sampai sekarang pun aku masih bertahan. Meskipun prestasiku gag menonjol amat sih, yang pasti aku akan tetep jalani. Biar aku bisa buktikan kalo aku bisa ngebanggain kedua orang tuaku nanti.
Langganan:
Postingan (Atom)


